Sekolah Lansia Imogiri, Bantul

Sekolah Lansia Imogiri, Bantul



            Menurut pusat data dan informasi Kemenkes 2015, Yogyakarta merupakan propinsi di Indonesia yang memiliki proporsi penduduk lansia tertinggi yaitu 13,4 % dari total penduduk dan terendah adalah Papua (2,8%). Adanya ledakan jumlah penduduk usia lanjut menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat. Jumlah lansia yang tinggi menjadi tantangan untuk membuat para lansia hidup dengan kualitas yang baik dan produktif.  Salah satu kegiatan yang dapat di lakukan oleh institusi kesehatan maupun di masyarakat untuk berkontribusi dalam penyehatan lansia adalah sekolah informal lansia yang disebut “Sekolah Lansia”. Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Imogiri Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Klinik Naura Husada Imogiri Bantul. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan pada lansia di wilayah kecamatan Imogiri Bantul, DIY. 

        Sekolah lansia merupakan salah satu upaya pendidikan diperuntukkan bagi lanjut usia. Menurut UU SISDIKNAS No.20 Tahun 2003, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendekatan sekolah lansia merupakan salah satu konsep pendidikan secara informal yang dilakukan sepanjang hayat yang kepada lanjut usia. Pendidikan sepanjang hayat (Life Long Education) adalah bahwa pendidikan tidak berhenti hingga individu menjadi dewasa, tetapi tetap berlanjut sepanjang hidupnya.

            Pendidikan sepanjang hayat menjadi suatu kebutuhan yang penting karena, manusia perlu menyesuaikan diri supaya dapat tetap hidup secara normal dalam lingkungan masyarakatnya yang selalu berubah. Dalam pengertian lebih luas, long life education tidak menuntut adanya lembaga pendidikan. Mencari ilmu tidak hanya harus di bangku pendidikan formal saja. Pendidikan informal seperti pendidikan di keluarga, masyarakat, merupakan salah satu upaya membentuk pribadi untuk menjadi lebih baik. Sekolah lansia ini tidak hanya sekedar mempelajari mengenai aspek kesehatan, didalamnya memiliki keterkaitan antar elemen baik kesehatan itu sendiri, sosial, psikologi, dan ekonomi.


Berita Terkait

PERSYARATAN PENGAJUAN BEASISWA PPA TAHUN 2018

Program Studi D IV Bidan Pendidik UNRIYO Menyelenggarakan Seminar Pakar

Mencari Mahasiswa Bertalenta Kesenian

PENERIMAAN DOSEN TETAP PENDIRIAN PASCA SARJANA ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Kegiatan Amal Donor Darah

Kirim Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
YYlqMg


Halaman Lain